Obat antagonis kalsium

Obat antagonis kalsium menyebabkan melebarnya pembuluh darah dengan mekanisme yang benar-benar berbeda yaitu dengan menghambat masuknya ion kalsium melewati slow channel yang terdapat pada membran sel (sarkolema).

Sangat efektif diberikan kepada:
* orang kulit hitam
* lanjut usia
* penderita angina pektoris (nyeri dada)
* denyut jantung yang cepat
* sakit kepala migren.

Obat antagonis kalsium membawa keuntungan pada ;

1. pengobatan hipertensi ; menurunkan tahanan tepi tanpa efek samping pada jantung, dan relatif aman dalam kombinasi dengan beta bloker.
2. pengobatan angina ; mengurangi serangan angina tanpa efek samping pada jantung, dan relatif aman dalam kobinasi dengan beta bloker.
3. gangguan fungsi jantung; lebih aman.

Angina stabil kronis. Obat antagonis kalsium makin sering digunakan sebagai obat pilihan pertama untuk terapi jangka panjang angina stabil kronik, karena secara umum, obat antagonis kalsium dan beta bloker efektivitasnya sebanding untuk jenis angina ini. Selain itu obat antagonis kalsium lebih jarang menimbulkan efek samping yang serius dibandingkan beta bloker.

Obat antagonis kalsium menjadi obat terpilih terutama bila :

1. Beta bloker merupakan kontra indikasi, misalnya pada gagal jantung, sick sinus syndrome, blok AV derajat 2 atau lebih (untuk keadaan-keadaan ini sebaiknya dipilih nifedipin), penyakit paru obstruktif, penyakit vaskular perifer atau diabetes melitus yang berat.
2. penderita tidak dapat mentoleransi efek samping beta bloker.

Obat antagonis kalsium juga untuk angina varian seperti angina sewaktu istirahat, angina of effort dengan elevasi segmen ST, angina of effort dengan ambang serangan yang bervariasi sewaktu kerja fisik pada jam atau hari yang berlainan dan angina yang muncul segera setelah terjadinya infark miokard.

Obat antagonis kalsium merupakan penghambat vasospasme yang kuat, karena kerjanya langsung mendilatasi arteri epikardial tempat spasme terjadi, sehingga langsung dapat mengatasi atau mencegah terjadinya vasospasme tersebut.

Pada penangan angina tidak stabil, obat antagonis kalsium biasanya digunakan untuk kombinasi dengan golongan nitrat bila hasil pengobatan dengan nitrat kurang memuaskan.

Kebanyakan efek samping obat antagonis kalsium berhubungan dengan besarnya dosis. Oleh karena itu dosis untuk setiap penderita harus ditentukan untu mendapatkan dosis efektif sekecil mungkin.

Efek samping kardiovaskular akibat dosis obat antagonis kalsium berlebih dapat dihilangkan dengan garam kalsium dan/atau adrenalin bila perlu atropin.

Untuk pemilihan obat antagonis kalsium yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter spesialis jantung.

Sumber: Medicastore.com
Share:

recent posts

Popular Posts

Labels

Blog Archive

Recent Posts