Showing posts with label CATATAN dr.Rosfanty. Show all posts
Showing posts with label CATATAN dr.Rosfanty. Show all posts

Pembagian Efloresensi menurut SIEMENS (1958)

Setinggi permukaan kulit:


Bentuk peralihan, tidak terbatas pada permukaan kulit:



Diatas permukaan kulit:


Bentuk peralihan, tidak terbatas pada suatu lapisan saja:
Share:

Diagnosis Penyakit Kulit



ANAMNESIS

Anamnesis yang baik merupakan tiang utama diagnosis. Anamnesis dimulai dengan memperoleh keterangan mengenai identitas penderita. Pertanyaan lanjutan yang sebaiknya diajukan adalah:





Mengenai keluhan pokok:
  • Di mana lokasi awal keluhan?
  • Menjalar/menetap?
  • Hilang timbul?
  • Berapa lama?
  • Apakah kering atau basah?
  • Apakah gatal atau sakit?
Riwayat penyakit dahulu dan riwayat penyakit keluarga:
  • Apa penyakit yang pernah diderita?
  • Obat yang pernah digunakan?
  • Riwayat alergi sebelumnya?
  • Pengaruh makanan terhadap keparahan?
  • Apakah pekerjaan mempengaruhi keparahan?

INSPEKSI
Dengan bantuan kaca pembesar
Mutlak dalam ruangan yang terang
Bisa dilakukan bersama anamnesis terarah

Perlu diperhatikan:
- Lokalisasi dan Penyebaran
  • generalisata: tersebar pada sebagian besar tubuh
  • Universalis: hampir atau seluruh tubuh (90-100%)
  • Regional: mengenai daerah tertentu
  • Solitar: hanya 1 lesi
  • Herpetiformis: vesikel berkelompok mirip herpes zoster
  • Konfluens: 2 atau lebih lesi yang menjadi 1
  • Diskret: terpisah satu dengan lainnya
  • Serpiginosa: proses menjalar ke satu jurusan diikuti oleh penyembuhan pada bagian yang ditinggalkan
  • Irisformis: eritema berbentuk bulat lonjong dengan vesikel warna lebih gelap di tengahnya
  • Simetrik: mengenai kedua belah sisi yang sama
  • Bilateral: mengenai kedua belah sisi
  • Unilateral: mengenai satu sisi
- Warna
- Susunan kelainan/bentuk
  • Liniar: seperti garis lurus
  • Sirsinar/anular: seperti lingkaran
  • Arsinar: seperti bulansabit
  • Polisiklik: bentuk pinggiran yang sambung menyambung
  • Korimbiformis: susunan seperti induk ayam dikelilingi anak-anak nya
- Bentuk lesi
  • Teratur
  • Tidak teratur
- Ukuran
  • Miliar: sebesar kepala jarum pentul
  • Lentikular: sebesar biji jagung
  • Numular: sebesar uang logam
  • Plakat: lebih besar dari numular
- Batas
  • Sirkumkrip: berbatas tegas
  • Difus: berbatas tidak tegas
- Efloresensi khusus
Bila terdapat kemerahan lakukan tes diaskopi
  • + (warna merah menghilang) = macula
  • - (warna merah tidak menghilang) = purpura atau telangiektasis

PALPASI
Perhatikan adanya:
  • Tanda-tanda radang akut (kalor, dolor, fungsiolesa) +/-
  • Indurasi +/-
  • Fluktuasi +/-
  • Pembesaran kelenjar regional atau generalisata +/-

PEMERIKSAAN UMUM

Kemudian tentukan:
DIAGNOSIS SEMENTARA
DIAGNOSIS BANDING

Bila diperlukan dapat dilakukan:
KONSULTASI KE BAGIAN LAIN
PEMERIKSAAN PENUNJANG
  • Pemeriksaan rutin darah, feses, urine
  • Pemeriksaan bakteriologi
  • Mikologik
  • Histopatologi
  • Darah
  • Urin
  • Imunologi (serologik, tes tempel, imunofluoresensi)
  • Pemeriksaan dengan sinar wood, Chromameter, meksameter, TEWL, dll


Share:

Syok

  1. Syok Hipovolemik
  2. Syok Kardiogenik
  3. Syok Septik
  4. Syok Anafilaktik
  5. Syok Neurogenik
Share:

KLASIFIKASI ANEMIA

1. ANEMIA PASCA PERDARAHAN
- Kecelakaan
- Luka operasi
- Persalinan
- Perdarahan menahun

2. ANEMIA HEMOLITIK
Faktor intra sel
• Thallasemia
• Hemoglobinopati
o Thallasemia HbE
o Sickle cell anemia
• Sferositosis congenital
• Def. enzim eritrosit
o G6PD
o Piruvat kinase
o Glutation reduktase
Faktor ekstrasel
• Intoksikasi
• Infeksi (malaria)
• Imunologis
o Inkompabilitas golongan darah
o Reaksi hemolitik pada transfusi darah

3. ANEMIA DEFISIENSI
- Defisiensi besi
- Defisiensi vitamin B12
- Defisiensi protein
- Defisiensi piridoksin
- Defisiensi eritropoetin

4. ANEMIA APLASTIK

5. ANEMIA MALIGNANCY
Share:

SPLENOMEGALI

Etiologi:

1. Penyakit infeksi
  • Sepsis
  • TF
  • Malaria
  • Toxoplasmosis
  • Morbili
2. Penyakit darah
  • Thallasemia
  • Anemia sel sabit
  • Leukemia
3. Kongesti
  • Sirosis hepatis
  • Hipertensi portal
  • Gagal jantung kongesti
Share:

HEPATOMEGALI

Etiologi:

1. PENYAKIT INFEKSI
  • Hepatitis
  • Sepsis
  • DHF
  • TF
2. ANEMIA
  • Thalasemia
  • Anemia sel sabit
3. PENYAKIT JANTUNG
  • Gagal jantung
  • Perkarditis konstriktiva
4. PENYAKIT METABOLIK
  • Mukopolisakarida
  • Mukolipidosis
5. KOLELITIASIS

6. PENYAKIT KEGANASAN
  • Hepatoma
  • Leukemia
  • Penyakit Hodgkin
7. KISTA HATI

8. LUPUS ERITEMATOSUS

9. HEMOSIDEROSIS

10.MALNUTRISI
Share:

UDEMA

Etiologi:

1. KEHILANGAN PROTEIN PLASMA
  • Kerusakan hati
  • Kerusakan ginjal
  • Malnutrisi
2. TEKANAN HIDROSTATIK KAPILER MENINGKAT
  • Gagal jantung
  • Gangguan pompa vena
  • Paralisis otot
  • Meningkatnya exercise
  • CO
3. PERMEABILITAS KAPILER YANG MENINGKAT
  • Respon inflamasi
  • Trauma
4. HAMBATAN PADA PEMBULUH LIMFE
  • Limfatik filariasis
  • Blok limfe nodes
Share:

recent posts

Popular Posts

Labels

Recent Posts