Elektrokardiogram (EKG)

First of all, welcome to the 15th block! Which is.... Cerebrocardiovascular!
Alright, they say it's one of the most difficult block after psychiatry. Well, that's all I heard :))Okee, langsung aja, dengan harapan lulus dengan baik dan (kata dr. Ferry, ketua blok yang ramah dan ngajarnya asli enaaak banget) dapet nilai A.Oke, berharap sedikit boleh kan? Itung2 memotivasi diri sendiri. Tapi gue bisa ngontrol harapan kok, gue cuma berharap, gak berekspektasi terlalu tinggi. Kalo dapet ya alhamdulillah (aamiin), kalo nggak ya B aja yah semoga hehe. Ini kelamaan basa-basi, oke sip lanjuut ke materi.Elektrokardiogram (EKG) adalah grafik yang dibuat oleh sebuah elektrokardiograf, yang merekam aktivitas kelistrikan jantung dalam waktu tertentu.

Gelombang P (aktivasi/depolarisasi/kontraksi atrium)
Normal: < 3 kotak kecil ke samping (0.08-0.12 detik) dan < 2.5 kotak kecil ke atas (2.5 mm --> 0,25mV).
Selalu positif di sandapan (lead) I dan II, selalu negatif di sandapan aVR.
P memanjang (melebar), disebut P mitral, menunjukkan adanya dilatasi atrium kiri.
P meninggi (P pulmonal) menunjukkan dilatasi atrium kanan.

Kompleks QRS (depolarisasi/kontraksi ventrikel)
Normal: 0.06-0.12 detik
Gelombang Q
Gelombang Q non-patologis menunjukkan adanya nekrosis miokard, sering ditemukan pada lead I, III, aVL, V5, dan V6 (untuk mudah mengingatnya ingat saja bagian lateral kiri tubuh, kecuali lead I yang di tengah2 namun menyentuh kiri)
Tinggi normalnya < 1/4 R, lebar normalnya kurang dari 1 kotak kecil (< 0.04 detik).
Q patologis, yang terlalu mendalam, menunjukkan OMI (Old Miokard Infark) jika diikuti dengan segmen ST
dan gelombang T yang normal. Jika gelombang T nya terbalik berarti subakut infark miokard, dan jika diikuti dengan ST elevasi menunjukkan iskemia infark miokard.
Gelombang R
R patologis menunjukkan adanya hipertrofi ventrikel dan tanda-tanda bundle branch block.

V1 dan V2:
Gelombang R menggambarkan gaya listrik ventrikel kanan
Gelombang S menggambarkam gaya listrik ventrikel kiriV5 dan V6:
Gelombang Q menggambarkan aktivasi ventrikel kanan atau septum
Gelombang R menggambarkan aktivasi ventrikel kiri (meningkat dari V1 keV6)
Gelombang S mengecil dari V1 ke V6
Gelombang T (repolarisasi ventrikel)
Pada orang dewasa, biasanya tegak di semua sandapan kecuali di aVR dan V1.
Normalnya pada sandapan prekordial < 10 mm, dan pada sandapan ekstremitas < 5 mm. Minimum 1 mm. Positif pada sandapan II.
T abnormal menunjukkan adanya iskemia/infark atau kelainan elektrolit.

Gelombang U (repolarisasi serabut purkinje, gelombang T yang memanjang)
Biasanya tegak dan paling besar terdapat di V2 dan V3, pada penderita hipokalemia. Gelombang ini juga bisa disebut dengan T2. Timbul sehubungan dengan afterdepolarizations. Paling mudah terlihat saat Heart Rate rendah.
Normalnya > 1/3 pada lead yang sama.

Interval PR: 0.12-0.2 detik (3-5 kotak kecil) --> narrow
Jika > 5 kotak kemungkinan terjadi AV Block.
Interval QRS: 0.07-0.10 detik
Interval QT (lamanya aktivitas depolarisasi dan repolarisasi ventrikel): 0.38-0.42 detik
Segmen ST: Dimulai dari akhir gelombang S (titik J-Point) sampai awal gelombang T.
Normalnya isoelektrik (range -0.5mm - +2mm).
Abnormalitas: elevasi --> infark miokard akut, aneurisma LV (left ventricle), dan perikarditis; depresi --> iskemia, efek digitalis, dan LV strain.


View the original article here

Share:

recent posts

Popular Posts

Labels

Recent Posts